Rayakan Hari Ibu, Maxim Apresiasi Ketangguhan Pengemudi Perempuan di Makassar

Rayakan Hari Ibu, Maxim Apresiasi Ketangguhan Pengemudi Perempuan di Makassar

Hari Ibu

Dalam rangka memperingati Hari Ibu, Maxim Indonesia memberikan apresiasi khusus bagi para pengemudi perempuan di Kota Makassar. Kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan perusahaan kepada para ibu tangguh, utamanya kepada pengemudi perempuan yang setiap hari berjuang di jalan.

Sebagai bentuk apresiasi, Maxim memberikan bunga, voucher, serta merchandise eksklusif kepada para pengemudi perempuan yang juga seorang ibu. Di balik aktivitas para pengemudi perempuan, tersimpan kisah perjuangan yang sarat makna. Salah satunya adalah Muliani, seorang janda yang telah kehilangan suaminya sejak 11 tahun lalu.

Meski tidak memiliki anak, Muliani sepenuhnya menggantungkan hidupnya dari profesi sebagai pengemudi Maxim. Ia menuturkan bahwa pekerjaan ini menjadi satu-satunya sumber penghasilannya untuk bertahan hidup. “Sejak suami meninggal, saya cuma kerja ini. Selama masih sehat, saya mau terus narik supaya bisa hidup sendiri,” ujar Mulyani.

Kisah lainnya datang dari Nurjiah, seorang ibu yang juga harus menjalani hidup sebagai orang tua tunggal setelah suaminya meninggal dunia enam tahun lalu. Ia kini membesarkan tiga anak seorang diri dengan mengandalkan penghasilan sebagai pengemudi Maxim.

Nurjiah mengungkapkan, “Suami sudah nggak ada, anak tiga masih butuh semua. Jadi saya harus kerja keras supaya mereka tetap bisa sekolah dan makan.”

Sementara itu, Kamaria merupakan pengemudi perempuan yang baru bergabung sebagai mitra Maxim selama dua bulan terakhir. Keputusan tersebut diambil setelah suaminya meninggal dunia dua bulan lalu dan meninggalkannya bersama dua orang anak. Kamaria mengaku harus segera mencari penghasilan demi melanjutkan kehidupan keluarganya.

Kamaria mengatakan, “Baru dua bulan suami meninggal, saya masih beradaptasi. Tapi saya nggak punya pilihan lain selain kerja supaya anak-anak saya tetap bisa hidup.”

Para pengemudi perempuan menyambut kegiatan ini dengan penuh rasa syukur. Bagi mereka, perhatian yang diberikan Maxim bukan sekadar pemberian simbolis, tetapi juga menjadi penyemangat di tengah rutinitas kerja yang penuh tantangan. Kamaria menambahkan, “Perhatian kayak gini bikin saya ngerasa nggak sendirian dan masih ada yang peduli.”

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bentuk pengakuan atas kerja keras para pengemudi ibu yang selama ini berkontribusi besar bagi keluarganya. Maxim memandang para pengemudi perempuan sebagai sosok penting yang tidak hanya menjalankan profesi di jalan, tetapi juga memegang peran strategis dalam menjaga keberlangsungan ekonomi keluarga. Momentum Hari Ibu ini menjadi pengingat bahwa di balik setiap perjalanan, terdapat kisah perjuangan dan cinta seorang ibu yang tak pernah berhenti.

Օգտակար

Ռուբրիկաներ